Menunggu Gerilyawan Turun Gunung Bag9

Pergeseran konflik mengundang campur tangan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton, yang berkepentingan mencegah penyelundupan narkotik dari Amerika Selatan. Washington lalu meluncurkan program bantuan bernama Plan Colombia, yang menjamin kucuran US$ 10 miliar untuk membantu militer Kolombia memerangi FARC dan kartel narkotik. Selama setengah abad, kon?ik dengan FARC telah mengakibatkan 260 ribu nyawa terenggut, 45 ribu orang hilang, dan 6,8 juta penduduk mengungsi dari kampung halamannya.

Korban ranjau terbanyak di dunia setelah Afganistan ada di Kolombia. Laporan PBB pada 2007 menunjukkan 12 persen pembunuhan terhadap warga sipil dilakukan gerilyawan FARC. Adapun sisanya dilakukan pasukan pemerintah dan milisi sayap kanan. Al Jazeera melaporkan, proses perundingan terakhir telah terendus sejak 2010, ketika FARC berada di bawah kepemimpinan Alfonso Cano.

Leave a Reply

Your email address will not be published.